Yogyakarta, 3 September 2026 — Pondok Pesantren Al Risalah Tundan menggelar Tamara-Ta’aruf Mahasantri pada Rabu malam, 2 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum perkenalan sekaligus penyambutan bagi para santri baru yang akan memulai kehidupan kepesantrenan dan menjadi bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Al Risalah.
Tamara merupakan malam perkenalan bagi santri baru. Selain menjadi ajang untuk saling mengenal, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengenal lingkungan pesantren, para pengasuh, pengurus, serta nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan di Al Risalah.
Pada tahun ini, sebanyak tujuh mahasantri baru turut mengikuti Tamara-Ta’aruf Mahasantri Al Risalah. Ketujuh mahasantri tersebut hadir dari berbagai latar belakang daerah dan pendidikan, yang kemudian menjadi bagian baru dari keluarga besar Pondok Pesantren Al Risalah. Kehadiran mereka menambah warna dalam kehidupan kepesantrenan sekaligus menjadi awal perjalanan baru untuk belajar, mengaji, dan berproses bersama di Al Risalah.
Acara diawali dengan pembacaan Maulid Diba’ yang dibawakan oleh Tim Hadrah Al Risalah. Lantunan selawat dan pembacaan maulid mengawali malam perkenalan tersebut dengan suasana khidmat sebelum acara dilanjutkan ke rangkaian sambutan dan perkenalan.
Setelah pembacaan Maulid Diba’ selesai, Bukhori Muslim, mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga, selaku pembawa acara membuka rangkaian Tamara-Ta’aruf Mahasantri.
Sambutan pertama disampaikan oleh Prof. Maemunah selaku pengasuh yayasan. Dalam sambutannya, Prof. Maemunah menyampaikan perkembangan para alumni Al Risalah yang telah melanjutkan pengabdian di berbagai tempat. Ia menuturkan bahwa sejumlah lulusan Al Risalah telah kembali mengabdi di kampung halaman masing-masing, bahkan ada yang melanjutkan kiprahnya sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi.
Hal tersebut menjadi gambaran bahwa perjalanan pendidikan di Al Risalah tidak berhenti ketika seorang santri menyelesaikan masa belajarnya di pesantren. Nilai-nilai yang diperoleh selama berada di pesantren diharapkan dapat terus dibawa dan diwujudkan dalam bentuk pengabdian di tengah masyarakat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembacaan tata tertib pesantren oleh pengasuh Pondok Pesantren Al Risalah, Prof. Zuhri. Ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada para santri baru yang telah hadir dan resmi menjadi bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Al Risalah.
Dalam sambutannya, Prof. Zuhri menekankan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh santri, baik ketika berada di lingkungan pondok maupun ketika berada di luar pesantren. Menurutnya, kehidupan sebagai pelajar membawa tanggung jawab yang tidak hanya ditujukan kepada diri sendiri, tetapi juga kepada pondok dan keluarga yang berada di rumah.
Selain kedisiplinan, kebersihan turut menjadi perhatian dalam pesan yang disampaikan malam itu. Para santri diingatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan pesantren yang nyaman untuk belajar dan menjalani aktivitas sehari-hari.
Memasuki rangkaian berikutnya, sambutan disampaikan oleh pengurus Pondok Pesantren Al Risalah yang diwakili oleh Ali Mustofa. Tidak hanya menyampaikan sambutan, Ali juga memberikan ruang bagi para santri baru untuk memperkenalkan diri masing-masing.
Perkenalan tersebut berlangsung dengan suasana yang lebih santai. Para santri baru memperkenalkan nama dan asal daerah mereka, kemudian menyampaikan kata-kata motivasi menggunakan bahasa daerah masing-masing. Perbedaan bahasa dan latar belakang daerah justru membuat sesi perkenalan menjadi lebih berwarna sekaligus memperlihatkan keberagaman santri yang hadir di Al Risalah.
Melalui Tamara-Ta’aruf Mahasantri, para santri baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan pesantren, tetapi juga diajak untuk mulai membangun rasa kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Al Risalah. Malam tersebut menjadi langkah awal sebelum mereka menjalani rutinitas belajar, mengaji, dan berinteraksi dalam kehidupan pesantren.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar hingga akhir. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah antara santri baru, santri lama, pengasuh, dan pengurus Pondok Pesantren Al Risalah. Suasana keakraban pun menjadi penutup malam perkenalan yang sekaligus menandai dimulainya perjalanan baru para santri di Al Risalah.
